Kamis, 12 Maret 2015

tugas system multimedia



Tugas Ke-2 System Multimedia

Pervasive Computing
Pervasive Computing  Pengertian kata “pervasive” sendiri adalah “meresap,sedangkan Pervasive computing adalah suatu lingkungan dimana sejumlah teknologi (terutama teknologi komputer) digunakan dan menyatu di dalam objek dan aktivitas manusia sehari-hari, sehingga kehadirannya tidak dirasakan sebagai sesuatu yang khusus.
Contoh paling sederhana adalah “telpon selular”. Setiap orang sudah tidak melihatnya sebagai suatu perangkat khusus, tetapi itu adalah bagian dari setiap individu di dalam masyarakat modern. Dengan kemajuan teknologi user interface (speech recognition, text to speech) serta telekomunikasi wireless, perangkat-perangkat IT di masa depan akan semakin pervasive dengan usernya. Suatu waktu, anda tinggal memberikan perintah lisan untuk mehghidupkan televisi, mencari channel kesayangan, dan sebagainya.

Ubiquitous computing
Ubiquitous computing dapat didefinisikan sebagai penggunaan komputer yang tersebar di mana user berada. Sejumlah komputer disatukan dalam suatu lingkungan dan tersedia bagi setiap orang yang berada di lokasi tersebut. Setiap komputer dapat melakukan pekerjaan yang dipersiapkan untuk tidak banyak melibatkan intervensi manusia atau bahkan tanpa harus mendeteksi di mana pemakai berada.

 
Suatu jaringan yang saling berkomunikasi satu sama lain,seperti di perkantoran,sekolah dll


Big Data Computing
Big data adalah data berukuran raksasa yang volumenya terus bertambah, terdiri dari berbagai jenis atau varietas data, terbentuk secara terus menerus dengan kecepatan tertentu dan harus diproses dengan kecepatan tertentu pula.
Menurut Lawencon (2014, February) Teknologi Big Data adalah manajemen aset informasi dengan volume tinggi, kecepatan tinggi dan kompleks yang membantu perusahaan mengelola data dengan biaya efektif dan mendorong inovasi pengolahan informasi untuk pengambilan keputusan dan peningkatan pengetahuan atau wawasan. Big Data menjamin pemrosesan solusi data dengan varian baru maupun eksisting untuk memberikan manfaat nyata bagi bisnis.
Contoh penerapan Big Data computing
Traditional enterprise data - termasuk informasi pelanggan dari sistem CRM, ERP data transaksional, transaksi toko web, dan data general ledger.
Machine-generated /sensor data - termasuk Call Detail Record ("CDR"), weblog, smart meter, sensor manufaktur, log peralatan (sering disebut sebagai digital exhaust), data sistem perdagangan.
Social data - termasuk umpan balik pelanggan sungai, situs micro-blogging seperti Twitter, platform media sosial seperti Facebook

Distributed computing
Distributed computing adalah komputasi yang terdistribusi. Proses komputasi tidak terjadi dalam satu komputer saja akan tetapi didistribusikan ke beberapa komputer.contoh distributed computing parallel processing (pemrosesan paralel).


Cloud Computing
Cloud Computing adalah distributed computing yang memandang penyelesaian suatu proses dari sisi pemakaiannya. Dalam cloud computing, berarti si pemakai sama sekali tidak memiliki resource yang dipakai untuk memproses permintaannya. Data yang disedikan pemakai layanan akan diproses dalam suatu jaringan besar yang self-regulating (bisa mengatur dirinya sendiri). Pemakai hanya tahu hasil akhirnya saja tanpa tahu detil siapa yang memproses permintaannya, dimana diprosesnya dan dimana datanya tersimpan. Semua detil tersebut tertutup awan. Contoh cloud computing misalnya: Amazon EC2, SalesForce.com, Google App Engine, Yahoo! BOSS dan lain-lain.


Mobile Computing
Mobile computing adalah kemampuan teknologi untuk menghadapi perpindahan/pergerakan manusia dalam penggunaan komputer secara praktis.
contoh mobile  computing antara lain Laptop,Wearable computing(atau komputer yang dipakaikan di tubuh manusia), PDA (Personal Digital Assistants),Smartphone,


Minggu, 08 Juni 2014

Modul 5

MODUL 5
IMPLEMENTASI TABEL-TABEL BASIS DATA
(PENGGUNAAN INSTRUKSI CREATE TABLE & OPTIONSNYA SERTA MEMASUKKAN RECORD KE DALAM TABEL-TABEL BASIS DATA)
A. Tujuan
Mahasiswa mampu membuat struktur tabel basis data berdasarkan perancangan di modul 3 dan mengimplementasikan table-tabel tersebut di basis data.

B. Landasan Teori
Basis data dapat diimplementasikan berdasarkan ERD yang telah dibuat. Implementasi database :
1. Secara manual (dengan perintah SQL ‘CREATE TABLE’)
2. Secara semi-manual dengan bantuan client berbasis GUI (MySQL Front, PGAccess, phpPgAdmin, dst.)
3. Secara otomatis dengan CASE Tools (DBDesigner)
Pengenalan PostgreSQL
Sebuah object-relational database management system (ORDBMS), bersifat opensource, mendukung standar SQL92 dan SQL99 serta mendukung bahasa pemrograman C, C++, Java, Tcl, PHP, dst.
Fitur penting PostgreSQL : inheritance, Data Types, Functions, Constraints, Triggers, Rules, dan Transactional Integrity.
Arsitektur PostgreSQL berbasis Client-Server. Backend software untuk database server (server-side) adalah Postmaster.
Frontend software (client-side):
-   Psql (disediakan dalam paket PostgreSQL)
-   Client berbasis GUI (PgAdmin, PgAccess, ApplixWare)
-   Aplikasi sendiri (C, C++, Java, PHP, dst.)

C. Alat dan Bahan
  1. PC
  2. Program aplikasi PostgreSQL 
  3. Modul Praktikum
D.   Langkah Kerja
1. Jalankan pgAdmin III pada PostgreSQL , caranya dengan membuka Start > All Programs > PostgreSQL  > pgAdmin III.

















Pada tab object browser (sebelah kiri), double klik pada PostgreSQL (localhost:5432), kemudian klik kanan pada Databases (1) > New Database, beri nama pada kolom nama, karena ingin membuat database bank, maka beri nama bank, misal “mandiri”, kemudian klik OK.






















2. Pada tab properties, klik pada mandiri, lalu pilih ikon gambar puzzle warna kuning dan hijau) lalu pilih  PSQL Console.














3. Membuat tabel nasabah, cabang_bank, rekening, dan transaksi:
4. Membuat tabel nasabah_has_rekening:
               




5. Untuk mengecek hasil pembuatan tabel gunakan perintah \dt:








6. Selanjutnya, memasukkan record-record ke dalam tabel yang telah dibuat dengan perintah insert into.
Pada tabel nasabah:








Pada tabel cabang_bank:






Pada tabel rekening:





Pada tabel nasabah_has_rekening:






Pada tabel transaksi:









7. Melihat hasil pada masing-masing tabel.
Pada tabel nasabah:








Pada tabel cabang_bank:







Pada tabel rekening:









Pada tabel nasabah_has_rekening:
              








Pada tabel transaksi:










E. Analisa
PostgreSQL merupakan sebuah object-relational database system yang powerful dan bersifat open source. PostgreSQL sangat scalable baik dalam kuantitas data yang dapat ditanganinya maupun dalam jumlah concurrent user yang dapat diakomodasi olehnya.

F. Tugas
Implementasikan hasil rancangan database yang menangani data kuliah pada tugas modul 3 ke dalam program pgAdmin III. Masukkan beberapa record ke setiap tabel dalam database yang telah dibuat. Print out hasil implemenatasi rancangan tersebut dan analisa hasilnya.

Langkah-langkah pembuatan database kuliah:
1.Jalankan pgAdmin III pada PostgreSQL 9.3, caranya dengan membuka Start > All Programs > PostgreSQL 9.3 > pgAdmin III.

















2.Pada tab object browser (sebelah kiri), double klik pada PostgreSQL 9.3 (localhost:5432), kemudian klik kanan pada Databases (2) > New Database, beri nama pada kolom nama, karena ingin membuat database kuliah, maka beri nama universitas, misal “UMS”, kemudian klik OK.





















3. Pada tab properties, klik pada UMS, lalu pilih ikon gambar puzzle warna kuning dan hijau) lalu pilih  PSQL Console.

4. Membuat tabel mahasiswa, kelasmata_kuliah ,dosen, mahasiswa_has_mata_kuliah:











5. Mengecek hasil pembuatan tabel dengan perintah \dt:







6. Selanjutnya memasukkan record-record ke dalam masing-masing tabel yang telah dibuat dengan perintah insert into.
 Pada tabel mahasiswa, tabel kelas,  tabel mata_kuliah , tabel dosen dan tabel mahasiswa_has_mata_kuliah :












1. Melihat hasil input pada masing-masing tabel:
Pada tabel mahasiswa , tabel kelas , tabel dosen, tabel mata_kuliah dan tabel mahasiswa_has_mata_kuliah :